Pernahkah kamu mengalami kondisi dimana coil hanya menyala di bagian tertentu saat melakukan dry burn? Jika iya, berarti ada hot spot pada coil.
Hot spot tidak bisa kamu sepelekan, karena akan mengganggu sensasi vaping kamu, seperti muncul dry hit atau dry puff.
Lalu, apa sih penyebab terjadinya hot spot dan bagaimana cara mengatasinya? Nah, biar kamu paham, yuk, temukan jawabannya pada artikel ini!
Apa Itu Hot Spot pada Coil Vape?
Hot spot pada coil vape adalah kondisi dimana terdapat panas yang tidak merata pada bagian coil. Ada satu atau beberapa titik yang memanas lebih cepat daripada bagian lainnya. Kondisi ini bisanya bisa terlihat saat kamu melakukan dry burn.
Lantas, apa dampaknya jika hot spot kamu biarkan? Akibatnya, bagian coil yang terlalu panas bisa membakar kapas yang bersentuhan dengannya. Hal tersebut menyebabkan liquid tidak dapat menguap dengan baik dan uap yang keluar bisa terasa gosong dan sensasi di tenggorokan jadi tidak nyaman.
Penyebab Munculnya Hot Spot
Jadi, apa penyebab munculnya hot spot pada coil? Berikut penjelasannya:
1. Lilitan Coil Tidak Rapi
Lilitan coil yang tidak rapi juga menjadi penyebab hot spot pada coil loh, Vapers! Jarak antara lilitan yang tidak sama membuat pemanasan jadi tidak merata juga.
Oleh karena itu, selalu pastikan setiap lilitan coil tersusun dengan rapi untuk mencegah adanya hot spot pada coil. Perhatikan juga jaraknya agar tidak ada bagian yang saling menumpuk.
2. Baut pada Post Atomizer Longgar
Penyebab adanya hot spot berikutnya adalah baut pada post atau deck atomizer yang longgar. Baut ini berfungsi untuk mengunci kaki coil sekaligus menjaga koneksi listrik tetap stabil.
Jika baut terlalu longgar, aliran listrik tidak akan berjalan sebagaimana mestinya sehingga mempengaruhi proses pemanasan pada coil. Inilah yang menyebabkan muncul hot spot.
3. Posisi Kaki Coil Tidak Sejajar
Selanjutnya, jika posisi kaki coil yang tidak sejajar juga bisa menyebabkan hot spot. Kondisi ini dapat menghambat distribusi panas.
Pada dual coil, kedua coil sebaiknya punya posisi, jumlah lilitan, diameter, dan jenis kawat yang sama. Jika salah satunya berbeda, maka pemanasannya juga akan berbeda.
4. Kondisi Kawat Coil Bermasalah
Kondisi kawat juga berpotensi terjadinya hot spot ya, Vapers! Kawat yang sudah rusak atau aus dapat menghasilkan pemanasan yang tidak merata.
5. Watt Terlalu Tinggi
Watt yang terlalu tinggi akan menghasilkan lonjakan drastis pada kawat. Panas yang belum menyebar ke seluruh bagian kawat akan menyebabkan energi listrik menumpuk dan membakar titik terlemah pada coil.
6. Coil Sudah Rusak
Coil yang sudah digunakan terlalu lama atau sudah rusak akan menyebabkan distribusi panas terganggu. Kondisi ini sangat rentang terjadinya hot spot pada coil.
7. Terdapat Kotoran Pada Coil
Sisa liquid, kerak, atau kotoran yang menempel pada coil juga dapat menghambat proses pemanasan.
Endapan tersebut bisa membuat permukaan kawat jadi kotor sehingga penguapan liquid jadi kurang optimal.
Cara Menghilangkan Hot Spot pada Coil
Setelah mengetahui penyebab, kini kamu tidak perlu bingung cara menghilangkan hot spot. Berikut cara menghilangkan hot spot pada coil dengan tepat:
1. Periksa dan Kencangkan Baut Atomizer
Langkah pertama adalah memeriksa baut pada post atau deck atomizer. Jika ditemukan baut yang longgar, kencangkan menggunakan obeng.
2. Rapikan Susunan Lilitan Coil
Jika masalahnya berasal dari susunan lilitan, kamu perlu merapikannya kembali. Gunakan coil jig untuk memperbaiki posisi dan jarak setiap lilitan. Pastikan tidak ada lilitan yang bertumpuk atau saling bersentuhan secara tidak merata.
3. Bersihkan Coil dari Kotoran
Jika coil kamu terdapat sisa kotoran debut atau liquid, lakukan dry burn untuk membersihkannya.
4. Buat Sejajar posisi Coil
Selanjutnya, kamu perlu merapikan kesejajaran posisi kaki coil. Pastikan posisi kedua coil sejajar. Pastikan juga kaki coil tidak saling bersentuhan pada dinding cap atomizer.
Jarak kaki kawat yang tidak sejajar berpengaruh pada kecepatan arus listrik, sehingga menimbulkan panas yang tidak merata.
5. Gunakan Pinset Keramik untuk Meratakan
Saat melakukan dry burn, gesek perlahan lilitan coil menggunakan pinset keramik secara perlahan dari arah tengah ke luar hingga panas coil merata.
6. Ganti kawat Coil Jika Sudah Rusak
Jika cara diatas sudah kamu lakukan dan tidak berhasil, bisa jadi coil kamu sudah rusak. Untuk itu, sebaiknya ganti kawat baru agar hot spot bisa kamu atasi.
Tips Agar Tidak Muncul Hot Spot
Supaya tidak lagi muncul hot spot, berikut tips agar tidak muncul hot spot pada coil diantaranya:
1. Gunakan Kawat Coil yang Berkualitas
Tips pertama untuk mencegah hot spot pada coil vape adalah gunakan kawat coil yang berkualitas. Pastikan kondisinya masih bagus dan tidak berkarat. Selain itu, gunakan jenis kawat yang memang dirancang untuk atomizer.
2. Berhati-Hati Saat Proses Coiling
Jangan terburu-buru ketika membuat lilitan coil. Perhatikan jumlah lilitan, diameter, dan jaraknya dengan agar susunannya tidak berantakan.
Jika menggunakan dual coil, usahakan kedua coil mempunyai spesifikasi dan bentuk yang sama sehingga proses pemanasan bisa merata.
3. Rutin Periksa Atomizer
Periksa secara rutin bagian deck atomizer secara berkala. Pastikan tidak ada koneksi yang longgar atau bagian yang rusak.
4. Bersihkan Coil Secara Rutin
Kotoran dan kerak liquid yang menumpuk bisa mempengaruhi performa coil. Oleh karena itu, perhatikan kebersihan atomizer dan lakukan perawatan sesuai material coil yang digunakan.
5. Jangan Menggunakan Watt Terlalu tinggi
Pengaturan watt juga perlu kamu perhatikan, terutama ketika melakukan pemeriksaan coil. Daya yang terlalu tinggi dapat membuat kawat mengalami pemanasan berlebih.
Maka dari itu, gunakan watt yang sesuai dengan spesifikasi coil, resistansi, dan kemampuan device. Jangan asal menaikkan watt hanya agar coil lebih cepat panas.
Hot spot merupakan kondisi ketika panas pada coil tidak menyebar secara merata sehingga dapat mengganggu kenyamanan vaping kamu.
Untuk mengatasinya, kamu bisa mengatasi cara-cara yang ada pada penjelasan diatas. Namun, jika masih ada hot spot pada coil, sebaiknya kamu mengganti kawat coil dengan yang baru.
Dengan melakukan beberapa cara di atas, kamu bisa merawat device kamu dengan baik sehingga pengalaman vaping kamu tetap nyaman!
Terimakasih telah membaca artikel ini. Jangan lupa share dan terus ikuti artikel-artikel kami lainnya yang membahas seputar dunia vape!
Artikel terkait coil:




