Coil vape merupakan salah satu komponen penting dalam vape yang berfungsi untuk memanaskan cairan liquid hingga menjadi uap. Kondisi coil dapat mempengaruhi rasa liquid yang vapers rasakan.
Seiring penggunaan, coil dapat mengalami penurunan performa dan perlu diganti. Coil yang sudah terlalu lama digunakan dapat membuat rasa liquid berubah, seperti rasa liquid tidak seenak seperti saat liquid masih baru.
Oleh karena itu, penting bagi vapers untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ganti coil vape dan bagaimana cara menggantinya. Yuk, simak hingga tuntas untuk mendapatkan tipsnya dari kami!
Kapan Harus Ganti Coil Vape?
Coil vape memiliki batas usia pakai, umumnya sekitar 1 hingga 2 minggu, tetapi masa pakai coil tergantung frekuensi penggunaan, jenis liquid, dan daya yang digunakan dan jenis coil. Jadi, kamu bisa saja perlu mengganti coil sebelum 1 minggu.
Jika kamu telah menggunakan lebih dari angka tersebut dan mengalami perubahan rasa saat vaping, maka kamu perlu mengecek coil pada device-mu.
Berikut ini beberapa tanda yang bisa kamu jadikan sebagai acuan untuk segera mengganti coil:
1. Rasa Liquid Mulai Berkurang
Salah satu tanda coil harus diganti saat coil mulai aus adalah rasa liquid terasa lebih hambar atau tidak sekuat biasanya. Coil yang sudah lama digunakan tidak dapat berjalan dengan optimal, sehingga mempengaruhi cita rasa liquid.
2. Muncul Rasa Gosong
Jika muncul rasa gosong saat vaping, kemungkinan kapas pada coil sudah terbakar atau coil sudah mengalami penurunan performa. Rasa gosong yang terus muncul merupakan salah satu tanda kamu perlu mengganti coil vape.
3. Produksi Uap Menurun
Coil yang sudah lama digunakan dapat kehilangan kemampuan untuk heating. Kondisi ini juga bisa menjadi acuan kapan coil vape perlu diganti. Coil yang sudah lama menghasilkan uap lebih sedikit dibandingkan biasanya. Jika kondisi uap menurun, pengaturan device tidak dapat berubah, sehingga coil perlu diperiksa.
4. Warna Liquid Berubah
Liquid yang berada di dalam tank dapat berubah warna menjadi lebih gelap, hal ini akibat residu dari coil yang sudah lama digunakan. Jika perubahan warna terjadi bersamaan dengan penurunan rasa atau munculnya rasa gosong, sebaiknya pertimbangkan untuk segera mengganti coil vape.
5. Kawat Coil Menghitam
Kawat coil yang terlihat semakin gelap atau dipenuhi residu juga menjadi tanda bahwa coil sudah mulai aus dan perlu diganti. Penumpukan residu dapat mempengaruhi proses pemanasan dan akhirnya berdampak pada rasa liquid.
Baca Juga: Ciri-Ciri Coil Harus Diganti: Kenali Sebelum Gosong!
Cara Ganti Coil Vape
Cara ganti coil vape sebenarnya cukup mudah dilakukan, terutama jika kamu menggunakan device dengan coil yang dapat diganti. Sebelum mengganti coil, pastikan device dalam kondisi aman dan tidak sedang digunakan.
Berikut ini adalah cara mengganti coil vape yang benar:
1. Lepaskan Cartridge dari Device
Langkah pertama mengganti coil vape adalah melepaskan cartridge atau tank dari device. Pastikan device dalam keadaan mati sebelum mulai mengganti coil. Setelah cartridge dilepas kamu bisa mengakses bagian coil dan menggantinya dengan coil yang baru.
2. Lepaskan Coil yang Sudah Usang
Lepaskan coil lama dari cartridge atau atomizer dengan hati-hati. Jika coil sudah gosong, menghitam, atau menghasilkan rasa yang tidak enak, sebaiknya coil jangan digunakan kembali. Buang coil lama dan siapkan coil baru yang sesuai dengan device yang kamu gunakan.
3. Sesuaikan Posisi Coil
Sebelum memasang coil baru, pastikan posisi dan ukuran coil sesuai dengan dudukan pada atomizer atau cartridge. Untuk RDA atau RTA, pastikan kaki coil berada pada posisi yang tepat di lubang coil. Sesuaikan panjang kaki coil sebelum memasangnya.
4. Pasang Coil dengan Benar
Setelah posisinya sesuai, pasang coil pada dudukan yang tersedia. Pastikan coil terpasang dengan kuat dan tidak mudah bergerak. Jika menggunakan atomizer dengan baut pengunci, kencangkan baut secukupnya agar coil tetap berada pada posisinya.
5. Lakukan Priming pada Coil
Sebelum digunakan, lakukan priming coil vape dengan membasahi kapas coil menggunakan liquid. Teteskan liquid secukupnya pada bagian kapas yang terlihat, kemudian diamkan beberapa menit agar liquid meresap dengan baik. Tahap priming ini berperan untuk mencegah terjadinya dry hit.
6. Isi Ulang Liquid
Setelah coil dan kapas terpasang, isi cartridge atau tank dengan liquid sesuai kapasitasnya. Jangan langsung vaping setelah mengisi liquid. Tunggu beberapa menit agar liquid benar-benar meresap ke dalam kapas. Setelah itu, coil baru siap digunakan.
Biaya Ganti Coil Vape
Harga coil bervariasi tergantung jenis atau mereknya. Namun secara umum harga coil berada di kisaran Rp35.000 hingga 120.000. Sebelum membeli pastikan kamu memilih coil yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
Setiap pengguna memiliki preferensi yang berbeda. Oleh karena itu, pilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
Tidak ada waktu yang pasti untuk mengganti coil vape. Sebagai patokan, coil umumnya dapat digunakan sekitar 1 hingga 2 minggu, tetapi kondisi coil lebih penting daripada sekedar menghitung lama pemakaian.
Jika rasa liquid mulai hambar, muncul rasa gosong, produksi uap menurun, warna liquid berubah, atau kawat coil menghitam, segera periksa dan ganti coil kamu dengan yang baru.
Terima kasih telah membaca hingga tuntas, jangan ragu untuk share artikel ini ke teman vapers kamu, supaya mereka bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti coil!
Baca artikel terkait coil:




