Baterai Vape: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya

baterai vape

Baterai vape merupakan salah satu komponen penting pada device, karena menjadi sumber daya yang memungkinkan perangkat untuk berfungsi. Jika baterai habis, rusak, atau mengalami masalah, device vape tentu tidak bisa berfungsi lagi. 

Oleh karena itu, pemilihan baterai yang sesuai dengan device menjadi hal yang perlu diperhatikan. Selain memilih baterai yang kompatibel, perawatan yang tepat juga penting untuk menjaga kondisi baterai dan membantu menjaga performa device. 

Agar tidak salah pilih, yuk, kenali lebih dalam tentang apa itu baterai vape, apa fungsi baterai pada vape, hingga cara merawat baterai vape dengan benar. Simak hingga tuntas ya! 

Baterai dalam Device Vape

Baterai vape adalah salah satu komponen penting dalam device yang berfungsi untuk menyalurkan energi listrik ke device, agar perangkat dapat beroperasi. 

Pada umumnya, device vape menggunakan lithium-ion, karena memiliki karakteristik yang sesuai untuk perangkat elektronik portabel. Jenis baterai ini tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas, sehingga pengguna perlu memastikan baterai yang digunakan kompatibel dengan device. 

Terdapat dua jenis baterai vape yaitu baterai internal (built-in) dan baterai eksternal (removable). Untuk jenis baterai copotan atau eksternal umumnya berukuran 18650, 20700, dan 27100. 

Setiap device memiliki kebutuhan baterai yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan spesifikasi dan kompatibilitas baterai yang direkomendasikan oleh produsen agar penggunanya tetap aman.

Sumber Gambar: Springer Nature

Fungsi Baterai pada Vape

Baterai merupakan sumber energi utama pada device vape. Energi listrik dari baterai digunakan oleh perangkat untuk menjalankan berbagai komponen seperti elemen pemanas yang berperan dalam menghasilkan aerosol dari liquid.

Secara sederhana, baterai menyuplai daya yang dibutuhkan coil untuk menghasilkan panas. Ketika device diaktifkan, energi tersebut akan memanaskan coil, sehingga liquid dapat menghasilkan aerosol. 

Karena memiliki peran penting dalam pengoperasian device, memilih baterai harus dengan pertimbangan yang matang. Pastikan juga kondisi baterai aman, agar penggunaan perangkat lebih aman. 

Jenis Baterai Vape

Secara umum, baterai pada device vape memiliki dua jenis, yaitu internal dan eksternal. Keduanya memiliki karakteristik dan cara penggunaan yang berbeda, berikut penjelasannya:

1. Baterai Internal (Built-in Battery)

Baterai internal adalah baterai yang tertanam langsung pada device vape, sehingga tidak dapat dilepas oleh pengguna. Baterai ini menawarkan kemudahan dalam penggunaannya, karena tidak perlu membeli baterai secara terpisah. Contoh device vape yang menggunakan baterai internal atau built-in battery adalah pod.

Pengisian daya internal melalui port USB pada device, sehingga prosesnya lebih sederhana.

cas baterai pod

Namun, jika baterai mengalami kerusakan atau penurunan kapasitas, kamu tidak perlu mengganti dengan baterai baru, karena biasanya langsung mengganti dengan yang device baru.

Menggunakan baterai internal bawaan yang dapat memudahkan pengguna. Oleh karena itu, baterai jenis ini cocok digunakan untuk pemula. 

2. Baterai Eksternal (External Battery)

Baterai vape eksternal merupakan jenis baterai yang dapat dilepas dan diganti dengan mudah. Variasi baterai ini umumnya yaitu 18650, 20700, hingga 26659. Baterai ini biasanya terbuat dari lithium ion yang terkenal dengan power output-nya yang sangat stabil.

Keunggulan baterai eksternal adalah fleksibilitasnya. Ketika baterai perlu diganti, pengguna dapat menggantinya tanpa harus mengganti keseluruhan device. 

Beberapa device memungkinkan pengisian melalui port USB. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan charger eksternal yang sesuai rekomendasi produsen.

Kelebihan dan Kekurangan Baterai Internal dan Eksternal dalam Vape

Sebelum memutuskan untuk memilih device atau membeli baterai, pastikan kamu telah mengetahui kebutuhan vaping kamu. Sebagai salah satu pertimbangan berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan baterai vape:

Jenis Baterai VapeBaterai InternalBaterai Eksternal
KepraktisanMenawarkan kemudahan, karena baterai sudah terpasangPerlu membeli baterai secara terpisah
Pengisian DayaUntuk mengisi daya tinggal mencolok USBBisa di cas di device atau di charger eksternal
Baterai Relatif murah karena baterai sudah include di dalam vapeMengeluarkan biaya sedikit lebih mahal, karena perlu membeli baterai secara terpisah
Umur DeviceUmumnya durasi vaping lebih pendek. Jika baterai rusak, maka harus membeli device barudurasi dapat lebih lama, karena jika baterai rusak, dapat mengganti baterai, tanpa membeli device baru
PerawatanRelatif lebih mudahMembutuhkan perawatan secara berkala.
BobotLebih ringkas, karena desainnya all-in-oneBisa lebih berat, tergantung jumlah baterai
Cadangan DayaTidak bisa langsung ganti bateraiBisa membawa baterai cadangan

Cara Merawat Baterai Vape

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kualitas device, yaitu dengan menjaga dan merawat baterai. 

Berikut ini beberapa cara merawat baterai vape dengan benar dan aman, antara lain:

  1. Lepas cas baterai sebelum penuh, baterai yang terlalu penuh akan menyebabkan suhu panas. Semenntara suhu panas adalah musuh baterai. 
  2. Jangan menunggu habis total, isi daya ketika menyentuh 10% atau 15%. Kebiasaan ini akan membantu untuk menjaga kualitas baterai. 
  3. Gunakan charger rekomendasi dari produsen, karena charger tersebut sudah dirancang untuk pengisian daya baterai vape.
  4. Simpan pada suhu ruang atau kering, suhu yang terlalu panas tidak baik untuk kesehatan baterai.
  5. Lepas baterai saat lama tidak digunakan, hal ini untuk mencegah terjadinya benturan dengan benda logam lainnya. 
  6. Aktifkan fitur auto cut-off, fitur ini untuk menghindari terjadinya overcharge.
  7. Menjaga battery wrap tetap utuh, agar baterai tetap memiliki pelindung, dan tidak langsung tergores oleh benda luar.
  8. Selalu periksa kondisi baterai, jika kamu merasakan tanda-tanda baterai rusak, segera cari tahu atau ganti dengan baterai yang baru. 

Detail cara merawat baterai vape ada di halaman Cara Merawat Baterai Vape untuk Pemula.

Baterai vape menjadi salah satu komponen yang menentukan keaktifan device kamu. Dengan memahami fungsi, jenis, kelebihan dan kekurangannya, kamu dapat menentukan baterai yang sesuai dengan preferensi vaping kamu.

Tidak hanya memilih tapi, pengguna juga perlu melakukan perawatan secara berkala pada baterai, agar tetap perform saat digunakan. 

Terima kasih telah membaca hingga tuntas. Jangan ragu untuk share artikel ini ke sesama vapers yang lain, agar mereka juga bisa melakukan perawatan pada device!

Baca juga artikel ini, untuk memahami lebih dalam tentang dunia vaping:

Mengenal Perusahaan Vape On Indonesia

Vape On Indonesia adalah perusahaan retail dan distribusi vape terbaik di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 2016. Dengan komitmen menghadirkan produk berkualitas dan layanan profesional, Vape On Indonesia menyediakan berbagai produk vape lengkap, mulai dari device, liquid, hingga komponen vape lainnya bagi mitra bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia.

Bagikan melalui :

WhatsApp
X
Facebook
Telegram
logo tentang vape on

Verifikasi Usia

Anda wajib berusia 21+ agar bisa mengakses website kami.

Belum berusia 21+? Klik disini!