Kamu tipe yang gak bisa berhenti nge-puff atau punya kebiasaan chain vaping? Kebiasaan ini bisa membuat liquid cepat habis dan menambah pengeluaran bulanan. Oleh karena itu, mulailah kebiasaan cara-cara menghemat liquid.
Dengan mengetahui cara menghemat liquid, kamu dapat mengurangi pengeluaran untuk membeli liquid dan bisa membeli barang lainnya.
Sudah mencoba berbagai cara menghemat liquid, tapi tetap saja cepat habis? Nah, supaya tidak terpaku pada satu cara saja, yuk, simak artikel ini untuk menemukan beberapa tips menghemat liquid yang bisa kamu terapkan!
Cara Menghemat Liquid
Jika kamu masih sering gagal ketika mencoba untuk menghemat liquid, ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Salah satunya adalah menyesuaikan pengaturan watt pada device dengan coil yang digunakan. Berikut ini cara-cara menghemat liquid agar awet:
1. Menggunakan Watt Rendah
Salah satu kebiasaan yang jarang disadari vapers adalah menggunakan watt yang terlalu tinggi. Semakin tinggi daya yang digunakan, semakin banyak energi yang diberikan ke coil, sehingga liquid dapat menguap lebih cepat.
Kondisi ini mengakibatkan liquid menjadi cepat habis. Oleh karena itu, jangan langsung menggunakan watt pada angka yang tinggi, sesuaikan watt dengan resistansi dan rekomendasi coil yang kamu gunakan jika kamu mau menghemat liquid.
Mulai dari watt yang lebih rendah, coba sesuaikan dengan rekomendasi produsen, kemudian sesuaikan dengan preferensi vaping kamu. Penggunaan watt yang sesuai dapat membantu menjaga coil dan kapas agar tetap bekerja secara optimal.
2. Menghindari Chain Vaping
Chain vaping atau nge-puff tanpa jeda dapat membuat konsumsi liquid lebih cepat dari biasanya. Kebiasaan ini membuat coil bekerja secara berulang dalam waktu singkat, sehingga suhu coil juga meningkat.
Di sisi lain, kapas membutuhkan waktu untuk menyerap liquid. Jika terus dipaksa untuk chain vaping kapas tidak mendapatkan suplai liquid yang cukup dan menjadi lebih cepat kering. Dan membutuhkan suplai liquid lebih sering.
Oleh karena itu, cara menghemat liquid bisa kamu lakukan dengan menghindari kebiasaan chain vaping dan berikan jeda di antara setiap puff. Selain membantu menjaga kondisi coil dan kapas, memberikan jeda juga dapat membuat penggunaan liquid menjadi lebih efisien.
3. Menggunakan Resistensi Coil Sesuai
Resistansi coil dapat memengaruhi karakter uap, kebutuhan daya, serta jumlah liquid yang dikonsumsi. Sehingga, pilih resistansi coil yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi vaping, agar dapat membantu penggunaan liquid menjadi lebih efisien.
Coil dengan resistansi lebih rendah umumnya membutuhkan daya yang lebih besar dan dapat menghasilkan uap yang lebih tebal. Kondisi ini cenderung membuat konsumsi liquid menjadi lebih tinggi daripada coil dengan resistansi yang lebih tinggi.
Jika kamu mengonsumsi vape hanya sebagai alternatif dari rokok, maka coil dengan resistansi yang sedang hingga tinggi bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, sesuaikan pilihan coil dengan spesifikasi device dan rekomendasi dari produsen.
4. Setting Airflow Tidak Terlalu Terbuka
Airflow juga memiliki pengaruh penting untuk menghemat liquid. Airflow yang terlalu terbuka dapat membuat tarikan terasa lebih ringan, sehingga vapers menarik hisapan lebih panjang.
Kondisi ini dapat membuat konsumsi liquid menjadi lebih banyak dan menyebabkan liquid lebih cepat habis. Begitupun sebaliknya, airflow tertutup membuat tarikan terasa lebih sempit dan berat.
Oleh sebab itu, setting airflow juga penting untuk menentukan karakteristik vaping dan membantu mengontrol konsumsi liquid. Sesuaikan airflow dengan preferensi dan kebutuhan agar penggunaan liquid tetap lebih terkontrol.
5. Memperhatikan Leaking
Leaking atau liquid yang rembes dan bocor bisa menjadi salah satu penyebab liquid cepat habis. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti karet O-ring yang longgar atau rusak, kondensasi, filling port tidak rapat, hingga perubahan suhu atau tekanan.
Untuk menghindari terjadinya leaking, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:
- Periksa kondisi device secara rutin
Jika terdapat liquid yang merembes atau bagian device terasa basah, segera lap dan bersihkan agar liquid tidak terus keluar. - Perhatikan posisi penyimpanan
Simpan device sesuai petunjuk dari produsen dan hindari kondisi yang dapat meningkatkan risiko liquid merembes. - Pastikan filling port tertutup rapat
Jika bagian penutup atau karet filling port sudah longgar, hingga rusak, segera ganti dengan komponen yang sesuai. - Perhatikan posisi penyimpanan
Simpan device sesuai petunjuk dari produsen dan hindari kondisi yang dapat meningkatkan risiko liquid merembes. - Lakukan pengecekan sebelum digunakan
Pastikan cartridge atau tank terpasang dengan benar dan tidak ada tanda-tanda kebocoran.
Beberapa cara di atas bisa kamu terapkan jika ingin lebih hemat liquid. Dengan begitu, budget bulananmu jadi lebih terkontrol.
Share artikel ini ke sesama vapers agar mereka juga dapat memilih berbagai cara untuk menghemat liquid!
Artikel terkait panduan tentang liquid:




