Device vape original sering ditemukan dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Tidak sedikit vapers yang tergiur dengan harga tersebut, tetapi berujung menyesal setelah membeli.
Pasalnya, device yang dibeli ternyata produk clone, bukan produk original seperti yang diklaim. Oleh karena itu, penting untuk lebih teliti sebelum membeli agar tidak mudah tertipu.
Nah, untuk mengetahui perbedaan device vape original dan clone, simak artikel ini hingga tuntas ya! Agar kamu bisa lebih hati-hati sebelum menentukan pilihan.
Apa Maksud Authentic dan Clone?
Authentic adalah produk asli (original) yang diproduksi dan dipasarkan oleh brand resminya, brand resmi vape yang ada di pasar Indonesia di antaranya TRML, OXVA, atau Vaporesso. Produk asli dibuat oleh produsen resmi, sehingga memiliki standar produksi dan kualitas yang sesuai dengan produk aslinya.
Sementara itu, clone merupakan produk tiruan yang dibuat oleh pihak atau perusahaan lain tanpa diproduksi oleh produsen resminya. Biasanya, produk clone dibuat desain yang menyerupai produk asli, tetapi ditawarkan dengan harga yang lebih murah.
Bahkan, ada penjual yang menawarkan produk tiruan secara terang-terangan dengan menyebutnya barang KW atau clone. Hal ini, dapat membuat pembeli keliru, terutama ketika menemukan device dengan harga jauh di bawah harga pasaran.
Perbedaan Device Vape Original dan Palsu
Device vape original dengan palsu memiliki sejumlah perbedaan yang perlu diperhatikan sebelum membeli. Namun, tampilan yang mirip produk original tidak selalu berarti produk tersebut authentic atau asli. Berikut ini perbedaan device vape original dan palsu:
| Indikator | Original / Authentic / Asli | Palsu |
| Kode keamanan | Memiliki kode keamanan yang dapat diverifikasi melalui kanal resmi brand, jika tersedia. | Kode bisa tidak tersedia, atau tersedia dengan kualitas yang buruk. |
| Kualitas kemasan dan cetakan | Memiliki kualitas yang rapi, jelas, detail, dan informasi yang lengkap. | Kualitas umumnya tidak konsisten, seperti cetakan yang buram, tulisan yang samar, dan informasi tidak lengkap. |
| Bobot | Bobot dan material biasanya sesuai dengan spesifikasi produk yang ditetapkan produsen. | Bobot dapat berbeda dari spesifikasi resmi karena penggunaan material atau komponen yang berbeda. |
| Finishing body | Finishing terlihat lebih rapi, detail, dan sesuai presisi. | Finishing dapat terlihat kurang presisi, terdapat celah pada sambungan, atau detail permukaan yang kurang rapi. |
| Harga | Umumnya dibanderol dengan harga yang lebih mahal, tidak jauh beda dengan website resmi | Menawarkan harga yang jauh lebih murah |
| Laser | Detail laser engraving biasanya tajam, presisi, dan sesuai dengan desain produk resm | Detail laser dapat terlihat kurang rapi, kurang tajam, terlalu tajam tidak menyerupai produk aslinya. |
| Nomor Seri | Nomor seri tersedia sesuai dengan ketentuan produk dan dapat diverifikasi melalui kanal resmi jika fitur tersebut disediakan. | Nomor seri dapat tidak tersedia, atau tersedia namun tidak dapat terverifikasi. |
| Sablon | Logo, tulisan, dan simbol pada body tercetak dengan rapi serta posisi dan ukurannya sesuai desain resmi. | Logo, tulisan, dan simbol mudah pudar, tidak presisi, dan tidak rapi. |
Cara Mengecek Device Vape Ori atau Authentic
Sebelum membeli, sebaiknya kamu mengecek kembali dengan teliti untuk mengetahui apakah produk vape yang kamu beli benar-benar original. Jangan hanya berpaku pada tampilan atau harga, karena produk palsu dibuat sangat mirip dengan produk aslinya.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengecek keaslian device vape:
1 Periksa Bobot Device
Device vape original umumnya memiliki bobot dan konstruksi yang sesuai dengan spesifikasi resmi produsen. Device akan terasa lebih kokoh dan seimbang karena menggunakan material serta komponen yang sesuai dengan desainnya.
Produk palsu sering terasa lebih ringan, karena menggunakan bahan yang lebih murah, ada celah dan bagian yang sedikit goyang, atau bahkan sisa material yang tajam dari proses produksi.
2. Lihat Nomor atau Kode Seri
Kode atau tulisan pada device asli biasanya diukir laser atau disablon rapi sehingga tidak mudah luntur. Berikut contoh kode seri di device vape:

Jika brand menyediakan fitur verifikasi nomor seri, kamu dapat mencocokkannya melalui website resmi atau platform yang disediakan oleh brand.
Seperti layanan cek Authentication device vape TRML untuk cek keaslian atau originilitas device produk mereka. Cek fitur : Authentication TRML Indonesia.
Kamu mau cek apakah device TRML-mu ori? Kamu cukup memasukkan kode atau nomor seri yang tertera di device ke halaman Authentication.
Setelah submit nomor, halaman akan beralih dan menunjukkan bahwa device TRML-mu asli, seperti pada gambar berikut.

3. Perhatikan Laser Engraving dan Sablon
Device original umumnya memiliki logo, tulisan, dan informasi sesuai presisi dan standar desain dari produsen. Desain laser engraving maupun sablon umumnya terlihat rapi, konsisten dan tidak mudah luntur.
Sedangkan, produk tiruan dapat memiliki perbedaan pada jenis font, ukuran tulisan, posisi logo, hingga ketajaman cetakan.
Baca Juga: Free Custom Engrave di Vape On, Buat Device Vape Lebih Eksklusif!
4. Bandingkan Harga Jual
Harga juga menjadi salah satu indikator awal yang bisa kamu lakukan untuk mengecek apakah produk tersebut asli atau palsu. Device authentic umumnya dijual dalam kisaran harga yang relatif sesuai dengan harga resmi atau harga pasar.
Apabila kamu menemukan device dengan harga yang jauh lebih murah dari harga normal tanpa alasan yang jelas. Cari tahu terlebih dahulu alasan perbedaan harga dan pastikan penjualnya terpercaya.
Risiko Menggunakan Vape Palsu atau KW
Menggunakan vape palsu atau clone bukan hanya soal kualitas dan performa. Ada beberapa resiko yang perlu kamu perhatikan, terutama jika device menggunakan baterai berdaya tinggi. Beberapa risiko yang bisa terjadi jika kamu menggunakan vape palsu, antara lain:
a. Proteksi Baterai yang Minim
Produk palsu tidak dapat dipastikan kualitas dan kelengkapan sistem proteksinya. Beberapa produsen mungkin mengurangi komponen atau fitur tertentu untuk menekan biaya produksi.
Hal ini bisa menjadi perhatian penting, karena sistem proteksi merupakan salah satu bagian krusial pada device atau perangkat yang menggunakan baterai.
b. Tidak Ada Garansi dan Layanan After-Sales
Produk asli umumnya memiliki dukungan garansi dan layanan after-sales dari produsen. Jika device mengalami masalah dalam masa garansi, vapers dapat mengajukan klaim.
Sementara itu, produk clone atau palsu biasanya tidak memiliki dukungan resmi dari brand terkait. Sehingga, jika terjadi kerusakan, pengguna akan kesulitan mendapatkan layanan perbaikan, penggantian komponen, atau klaim garansi.
Itulah informasi lengkap tentang device vape original. Dengan mengetahui perbedaan antara device vape original dan palsu, semoga dapat membantu kamu untuk lebih berhati-hati sebelum membeli, ya.
Jangan ragu untuk share artikel ini ke sesama vapers agar mereka tidak mudah tertipu dengan barang clone dan membeli device vape original!
Beli device sesuai rekomendasi tim Vape On Indonesia berikut:




