Memilih liquid pod tidak boleh sembarangan karena berpengaruh besar pada keseluruhan pengalaman vaping. Pengguna vape terkadang terlalu fokus pada rasa tanpa tahu cara memilih liquid yang tepat yang sesuai dengan device mereka.
Ada vapers pemula yang mengisi liquid freebase di device pod. Rasa yang keluar jelas berbeda dan device bisa saja rusak karena kesalahan tersebut. Alih-alih mengganti liquid, sebagian vapers justru menyalahkan device-nya dan menyebutnya “jelek”.
Di artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara memilih liquid pod hingga dampaknya kalau salah memilih. Jadi, simak sampai selesai, ya!
Keuntungan Tahu Cara Memilih Liquid dengan Tepat
Jika kamu memilih liquid dengan tepat, pastinya memberikan banyak keuntungan. Berikut keuntunga memilih liquid yang benar bagi vapers, antara lain:
1. Rasa yang keluar lebih konsisten
Liquid yang cocok dengan spesifikasi device pod dan coil, rasa akan terasa lebih jelas, tidak hambar, dan tidak berubah di tengah penggunaan. Sensasi yang kamu cari pun menjadi lebih stabil dari awal hingga akhir.
2. Coil menjadi lebih awet dan tidak cepat gosong
Jika kamu menyesuaikan liquid dengan cartridge atau coil yang kamu gunakan, performanya akan lebih optimal dan usia penggunaannya menjadi lebih panjang. Jadi, kamu tidak perlu sering mengganti coil, artinya lebih hemat juga.
3. Nikotin lebih terkontrol
Ketika kamu memilih kadar nikotin yang sesuai, kamu bisa menikmati sensasi yang pas tanpa terasa pusing, mual, atau terlalu tajam. Pengalaman vaping pun terasa lebih nyaman dan terkendali.
4. Performa pod lebih stabil
Liquid yang tepat akan membantu pod bekerja semestinya. Saat spesifikasi liquid selaras dengan device, airflow terasa lebih seimbang, uap keluar dengan baik, dan tidak muncul rasa terbakar yang mengganggu.
5. Pengalaman vaping terasa lebih memuaskan
Memilih liquid harus sesuai dengan selera dan kebutuhan. Kamu akan menikmati setiap sesi vaping dengan lebih puas tanpa khawatir merusak device atau membuang biaya.
Insight tentang liquid berikut tak boleh kamu lewatkan:
- 6 Penyebab Liquid Cepat Habis, Jangan Sampai Terulang!
- Cara Buka Liquid Vape yang Sulit dan Keras
- Cara Mengisi Liquid Pod yang Benar dan Tips Anti Leaking
- 4 Ciri Liquid Kadaluarsa, Aman Digunakan?
Cara Memilih Liquid Pod
Agar tidak salah membeli, berikut beberapa cara memilih liquid pod yang bisa kamu ikuti:
1. Sesuaikan liquid dengan device vape yang kamu gunakan
Setiap device memiliki karakter yang berbeda. Jangan samakan semua pilihan liquid. Jika kamu menggunakan cartridge pod dengan resistansi 0.8 atau 1.0 ohm, pilih liquid yang tidak terlalu kental agar coil mampu menyerap dengan baik.
Banyak performa pod yang menurun karena liquid tidak sesuai dengan spesifikasi device. Saat keduanya cocok, rasa akan lebih keluar dan coil pun lebih tahan lama.
2. Ketahui jenis liquid berdasarkan kadar nikotinnya
Cara memilih liquid yang kedua adalah kamu harus tahu jenis liquid berdasarkan nikotinnya. Sebelum membeli, kamu harus memahami terlebih dahulu perbedaan jenis liquid berdasarkan kadar nikotinnya.
Ada liquid salt nicotine yang terasa lebih halus meski kadarnya tinggi, ada liquid freebase dengan sensasi lebih nendang di tenggorokan, dan liquid pods friendly yang berbahan dasar sama dengan freebase, namun kadar nikotinnya lebih tinggi.
Jika kamu menggunakan pod berdaya rendah, salt nicotine biasanya lebih pas, atau bisa juga dengan liquid pods friendly. Dengan mengenali jenisnya sejak awal, kamu bisa menyesuaikan pilihan liquid dengan kebutuhan.
3. Perhatikan komposisi PG/VG
Komposisi PG dan VG mempengaruhi rasa, uap, dan sensasi hisapan. Liquid dengan kadar PG lebih tinggi menghasilkan rasa yang lebih tajam dan throat hit terasa jelas di tenggorokan.
Sementara itu, VG yang lebih dominan memberi uap lebih tebal dan sensasi lebih lembut. Untuk pod system, rasio seimbang 50/50 atau PG sedikit lebih tinggi sering terasa lebih cocok dan stabil.
4. Tentukan kadar nikotin sesuai kebutuhan
Memilih kadar nic juga menjadi salah satu cara memilih liquid. Mengapa demikian? Memilih kadar nikotin berpengaruh pada kenyamanan selama vaping. Jika kamu baru beralih dari rokok, kadar menengah hingga tinggi mungkin terasa membantu di awal.
Namun, jika kamu sudah terbiasa menggunakan pod, kadar lebih rendah sering kali lebih cukup. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan respon tubuhmu agar vaping tetap nyaman tanpa efek seperti pusing atau mual.
5. Coba rasa yang paling nyaman untuk pod
Rasa juga perlu kamu pertimbangkan dengan bijak. Untuk pod, jangan memilih liquid yang terlalu manis atau kompleks agar coil tidak cepat kotor. Profil rasa fruity atau mint cenderung lebih ringan dan bersih.
Cobalah liquid dengan ukuran kecil terlebih dahulu sebelum membeli yang ukuran besar. Dengan cara ini, kamu bisa menemukan rasa favorit tanpa risiko boros.
Itulah cara memilih liquid yang tepat. Pada intinya, vapers pengguna pod disarankan menggunakan liquid jenis saltnic. Namun, detail nic, kekentalan, hingga rasa bisa menyesuaikan lagi dengan preferensi masing-masing atau device atau cartridge masing-masing.
Dampak Salah Memilih Liquid
Banyak pengguna yang baru menyadari setelah dampaknya terasa. Mereka mulai menerapkan cara memilih liquid yang tepat agar kesalahan tidak lagi terulang.
Terdapat beberapa dampak yang bisa muncul akibat salah memilih liquid, antara lain:
1. Rasa tidak maksimal dan cepat berubah
Apabila liquid terasa hambar dan aneh setelah beberapa kali hisapan, bisa jadi liquid tidak cocok dengan device yang kamu gunakan. Rasa bisa terasa pahit, terlalu manis, bahkan berubah di tengah penggunaan.
2. Coil cepat rusak atau gosong
Liquid yang terlalu kental atau terlalu manis membuat coil bekerja lebih berat. Jika kamu terus menggunakannya, kapas cepat menghitam dan muncul rasa gosong. Kamu jadi harus sering mengganti coil dan mengeluarkan biaya tambahan.
3. Sensasi tidak nyaman di tenggorokan
Kadar nikotin yang tidak sesuai bisa membuat pusing, mual, atau batuk berlebihan. Sesuaikan level nikotin dengan kebutuhan karena kenyamanan jauh lebih penting.
4. Performa device menurun
Saat liquid tidak cocok dengan pod system, aliran hisap terasa berat dan uap keluar tidak optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memengaruhi kinerja device dan membuat pengalaman vaping terasa kurang memuaskan.
Sekarang, kamu jadi tahu pentingnya memilih liquid pod dengan lebih cermat. Setiap detail mulai dari kadar nikotin, komposisi, hingga kecocokan dengan device mempunyai peran besar dalam menentukan rasa dan kenyamanan.
Jika artikel ini bermanfaat, bagikan ke teman sesama vapers yang menggunakan pod agar mereka tidak salah memilih liquid.
Berikut rekomendasi liquid yang patut kamu coba:




