Spitback pada Vape: Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Spitback pada Vape

Hai Vapers! Pernahkah saat lagi nge puff, muncul percikan liquid ke mulut saat kamu menghisapnya? Nah, kondisi ini disebut spitback pada vape.

Sensasinya pasti bikin kamu kaget karena percikan liquid tersebut terasa panas di lidah. Kondisi ini tentunya akan membuat pengalaman vaping kamu jadi kurang nyaman. 

Lalu, apa sih penyebab spitback pada vape? Bagaimana cara mengatasinya? Biar nggak bingung, yuk, temukan jawabannya pada artikel ini!  

Apa Itu Spitback pada Vape?

Spitback merupakan kondisi dimana liquid vape yang ada di dalam coil mengalami percikan ke arah lubang penghisap uap. Percikan ini terasa seperti tetesan liquid mendidih yang terkena pada bagian dalam mulut. 

Normalnya, coil akan memanaskan liquid yang terserap oleh kapas sehingga menghasilkan uap. Namun, ketika proses pemanasan tidak optimal, sebagian liquid bisa mengalami pemanasan berlebih sehingga terdorong keluar membentuk percikan. 

Bagaimana Spitback Bisa Terjadi?

Lalu bagaimana spitback pada vape bisa terjadi? Jadi, di body device, ada kawat pemanas yang dililitkan dan ditempatkan bersama kapas (wick). Kapas berfungsi menyerap liquid dari cartridge kemudian mengalirkannya ke bagian coil. 

Ketika device diaktifkan, arus listrik mengalir melalui coil dan menghasilkan panas. Panas tersebut kemudian mengubah liquid menjadi uap. 

Spitback terjadi ketika liquid dipanaskan tetapi proses pemanasan pada liquid tidak merata.

Ada bagian liquid yang menerima panas lebih cepat dibandingkan bagian lainnya, sehingga penguapan terjadi bertahap.

Liquid yang ada di dekat coil akan lebih dulu berubah jadi uap dan membentuk gelembung. Gelembung ini kemudian membesar karena terjadi tekanan di sekitarnya. 

Lama kelamaan, gelembung akan pecah dan menghasilkan letupan atau percikan kecil yang mendorong liquid di sekitarnya ke arah mouthpiece. 

Saat terjadi spitback pada vape, kamu akan merasakan perih dan panas di mulut karena liquid yang keluar sudah terkena pemanasan. 

Perbedaan Spitback pada Vape dan Leaking

Banyak orang mengira bahwa spitback dan leaking adalah kondisi yang sama. Padahal, cukup berbeda. Berikut perbedaaan spitback dan leaking: 

1. Spitback

Spitback terjadi ketika liquid mengeluarkan percikan dari coil menuju mouthpiece saat device sedang digunakan.  

Umumnya, spitback disebabkan oleh penumpukan liquid di area coil dan proses pemanasan yang kurang optimal. 

2. Leaking

Leaking merupakan kondisi dimana liquid merembes keluar dari device, seperti lubang airflow, sambungan cartridge, atau bagian bawah tank. 

Leaking bisa terjadi akibat seal atau ring silikon rusak, coil yang tidak terpasang dengan benar, atau pengisian liquid yang berlebihan. 

Penyebab Spitback

Adapun penyebab terjadinya spitback pada vape diantaranya: 

1. Liquid Terlalu Banyak

Liquid yang terserap coil terlalu banyak akan menyebabkan penumpukan di area pemanas sehingga terjadilah spitback. 

2. Watt Terlalu Rendah

Ketika kamu menggunakan watt yang terlalu rendah, maka panas yang dihasilkan tidak cukup untuk menguapkan liquid. Liquid yang tidak panas juga bisa menyebabkan spitback. 

3. Kapas Terlalu Basah

Kapas yang terlalu terbasahi oleh liquid dapat membuat area coil mengalami flooding. Untuk itu, teteskan liquid secukupnya agar kapas tidak terlalu basah. 

4. Coil Rusak

Coil yang sudah kotor, rusak, atau mengalami penurunan performa dapat memengaruhi proses pemanasan jadi kurang optimal. 

5. Aliran Udara Terlalu Terbuka

Pengaturan airflow yang terlalu terbuka membuat tarikan udara di dalam tank lebih kuat. Tekanan itu dapat menarik liquid yang belum menguap ke arah driptip. Jika kamu biarkan, akan berisiko menyebabkan spitback. 

Cara Mengatasi Spitback

Kalau kamu sering mengalami spitback, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk masalah tersebut antara lain: 

1. Tambahkan Watt 

Dengan kamu menambahkan watt pada pod, artinya coil akan menjadi lebih panas dalam waktu yang singkat, sehingga liquid akan mengalami penguapan secara merata. 

Akibatnya, walaupun gelembung uap mulai terbentuk dan pecah, mereka tidak akan mendorong liquid ke atas karena sebagian besar liquid di sekitarnya sudah berubah jadi uap.

2. Gunakan Liquid yang Sesuai 

Pilih liquid yang sesuai dengan spesifikasi cartridge atau coil pod yang kamu pakai. Biasanya rasio PG/VG yang terlalu encer bisa membanjiri coil jika kamu jarang menggunakannya. Sebaliknya, liquid terlalu kental membuat pemanasan jadi tidak merata.

3.  Hindari Menambahkan Liquid Berlebih

Saat mengisi liquid, usahakan jangan menambah liquid secara berlebihan. Pastikan kamu mengisinya dengan jumlah yang cukup. 

Jika kamu terlalu banyak menambahkan liquid, maka akan terjadi leaking yang berisiko menyebabkan spitback. 

4.  Jangan Menghisap Terlalu Kuat

Menghisap vape terlalu kuat dapat memicu spitback, Tarikan yang terlalu kuat bisa menarik liquid berlebih ke area coil atau menyebabkan liquid yang belum teruap ikut bergerak ke mouthpiece. 

Oleh karena itu, gunakan tarikan yang lebih stabil agar mengurangi risiko spitback. 

5. Ganti Coil dan Cartridge

Coil dan cartridge merupakan komponen penting pada vape. Untuk menghindari spitback, selalu ganti coil dan cartridge jika performanya kurang optimal.  

Spitback merupakan kondisi yang bisa terjadi ketika liquid vape mengeluarkan percikan saat kamu lagi nge puff.  

Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, semoga kamu bisa lebih mudah mengenali masalah pada vape yang kamu gunakan ya vapers!. 

Terimakasih telah membaca artikel ini, jangan lupa share dan terus ikuti artikel kami lainnya yang membahas seputar dunia vape!

Baca juga panduan vape lainnya:

Bagikan melalui :

WhatsApp
X
Facebook
Telegram
logo tentang vape on

Verifikasi Usia

Anda wajib berusia 21+ agar bisa mengakses website kami.

Belum berusia 21+? Klik disini!