Berbagai upaya untuk mengurangi atau berhenti merokok terus berkembang, salah satunya melalui penggunaan nicotine pouch. Produk ini menjadi alternatif yang dipilih oleh sebagian perokok.
Nikotin ini merupakan produk berbentuk kantong kecil seperti teh celup, umumnya digunakan di antara bibir dan gusi. Berbeda dengan rokok konvensional maupun rokok elektrik, nicotine pouch tanpa melalui proses pembakaran.
Dengan bentuknya yang kecil dan praktis, produk ini mudah dibawa serta digunakan. Namun, sebelum memilihnya sebagai alternatif, penting untuk mengetahui lebih lanjut tentang nicotine pouch. Yuk, simak artikel ini hingga tuntas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!
Apa Itu Nicotine Pouch?
Nicotine pouch adalah kantong kecil berisi bubuk nikotin, salah satu alternatif pengganti rokok, yang berbentuk kemasan kecil seperti kemasan teh celup. Penggunaannya pun berbeda dari alternatif rokok lain karena tanpa melalui proses pembakaran.
Nikotin ini memiliki kandungan nikotin, air, perisa, pemanis, dan serat nabati. Tersedia dalam berbagai pilihan kadar nikotin.
Selain itu, nikotin ini tidak mengandung daun tembakau di dalamnya yang membuat produk ini berbeda dari produk tanpa asap lain. Meskipun Snus juga salah satu produk nikotin tanpa asap, Snus diisi dengan tembakau yang lembap dan digiling halus.
Isi Nicotine Pouch
Secara umum, nicotine pouch dapat mengandung beberapa komponen berikut ini:
- Nikotin, bahan aktif yang dapat menimbulkan efek nikotin dan bersifat adiktif. Dengan kadar nikotin yang berbeda tergantung varian dan produk.
- Filler, berfungsi untuk memberikan struktur dan tekstur pada isi pouch.
- Pemanis, dapat memberikan rasa tertentu.
- Perisa (Flavoring), memberikan karakter rasa, seperti mint, buah, atau varian lainnya.
- pH adjuster, membantu mengatur keasaman, sehingga dapat memengaruhi pelepasan dan penyerapan nikotin melalui selaput lendir di dalam mulut.
Kandungan Nicotine Pouch
Berikut ini beberapa kandungan yang ada dalam nicotine pouch, antara lain:
a. Nikotin
Nikotin dapat diekstraksi dari tanaman tembakau atau disintesis di laboratorium untuk memastikan konsistensi dan kemurniannya. Bentuk umum seperti garam nikotin, nikotin bitartrat dihidrat atau nicotine polacrilex.
b. Serat Tumbuhan
Bahan ini memberikan struktur pada setiap kantong dan menggantikan daun tembakau tradisional. Sebagian besar merek menggunakan bubuk selulosa atau selulosa mikrokristalin, yang biasanya bersumber dari pohon eukaliptus, pinus, atau kapas.
c. Pewangi
Berbagai pewangi alami dan buatan digunakan untuk memenuhi preferensi konsumen dewasa mulai dari mint dan jeruk hingga buah beri, kopi, dan licorice.
d. Pengaturan pH
Senyawa seperti natrium karbonat, natrium bikarbonat, dan natrium klorida membantu menyeimbangkan keasaman di dalam kantong. Penyesuaian pH ini dapat meningkatkan penyerapan nikotin melalui mukosa mulut.
e. Agen Pelembap (Humektan)
Untuk mencegah kantong mengering, produsen menggunakan Propilen Glikol (PG), Gliserin Nabati (VG), atau air. Bahan-bahan ini membantu menjaga tekstur yang lembut serta pelepasan rasa dan nikotin yang konsisten.
f. Pemanis (Opsional)
Meskipun tidak ada di semua merek, asesulfam K, sukralosa, xilitol, atau aspartam dapat ditambahkan untuk meningkatkan rasa tanpa menambahkan gula.
Perbedaan dengan Nicotine Pouch, Rokok Konvensional, dan Vape
Nicotine pouch, rokok konvensional, dan vape sama-sama dapat mengandung nikotin. Tetapi ketiganya memiliki bentuk, cara penggunaan, dan mekanisme penghantaran nikotin yang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan antara nicotine pouch, rokok konvensional, dan vape:
| Indikator | Nicotine Pouch | Rokok Konvensional | Vape |
| Hasil produk | Tidak menghasilkan asap atau uap | Menghasilkan asap | Menghasilkan uap |
| Nikotin | Kadar nikotin ditentukan berdasarkan varian atau jenis pouch | Kadar nikotin berasal dari pembakaran tembakau | Kadar nikotin berasal dari jenis liquid yang dikonsumsi |
| Bentuk produk | Pouch kecil berbentuk seperti teh celup berisi nikotin | Batang rokok berisi tembakau | Perangkat elektrik yang berbentuk device Pod/Mod/AIO, yang berisi liquid |
| Aroma | Tidak menghasilkan aroma | Aroma tembakau yang dibakar | Aroma tergantung dari rasa liquid |
| Bahan nikotin | Bahan pengisi, nikotin, pemanis/perisa, dan bahan tambahan lainnya, tergantung produk | Tembakau, kertas, filter, dan bahan tambahan lainnya | PG, VG, nikotin, dan perisa, tergantung produk |
| Paparan melalui | Mulut dan selaput lendir | Saluran pernapasan | Saluran pernapasan |
| Cara menggunakan | Diletakkan di antara mulut dan gusi (Seperti makan permen) | Dibakar kemudian asapnya dihisap | Pemanasan liquid, hingga menjadi uap yang akan dihisap. |
| Pembakaran | Tidak melalui proses pembakaran | Melalui proses pembakaran | Melalui proses pemanasan pada coil |
| Ketergantungan pada tembakau | Tidak menggunakan tembakau sebagai media pembakaran | Menggunakan tembakau | Liquid dapat mengandung nikotin yang berasal dari tembakau atau sumber nikotin lainnya, tergantung produk |
Cara Kerja Nicotine Pouch
Berbeda dengan rokok elektrik atau vape yang bekerja dengan memanaskan cairan liquid untuk menghasilkan uap yang dihirup. Sementara, nicotine pouch tidak menggunakan proses pembakaran maupun pemanasan.
Produk ini bekerja dengan cara melepaskan nikotin di dalam mulut, kemudian nikotin akan diserap melalui selaput lendir (mukosa) di dalam mulut dan masuk ke dalam aliran darah. Oleh karena itu, nicotine pouch tidak menghasilkan uap maupun asap.
Nicotine pouch digunakan dengan cara ditempatkan di antara gusi dan bibir bagian atas. Selama digunakan, nikotin secara bertahap dilepaskan dan diserap melalui jaringan di dalam mulut.
Cara Menggunakan Nicotine Pouch
Jika kamu baru pertama kali menggunakan nicotine pouch, berikut ini adalah cara menggunakan nikotin pouch dengan benar:
- Letakkan nikotin pouch di dalam mulut, di antara gusi dan bibir depan bagian, atau sedikit ke samping, hindari meletakkannya di bagian bawah.
- Gunakan selama sekitar 20 menit hingga maksimal 1 jam. Sensasi geli ringan pada menit pertama merupakan hal yang normal karena pH adjuster sedang bekerja. Kamu tetap dapat beraktivitas seperti biasa, larena pouch tidak akan mengganggu aktivitas kamu.
- Tidak perlu menghisap atau menelannya. Setelah selesai digunakan, keluarkan pouch dan buang ke tempat sampah.

Nicotine pouch menjadi salah satu alternatif bagi perokok yang ingin mengurangi atau berhenti merokok. Berbeda dengan vape yang menghasilkan uap, nicotine tidak melalui proses pembakaran, sehingga tidak menghasilkan uap maupun asap.
Cara penggunaannya juga berbeda, cukup diletakkan di antara gusi dan mulut bagian atas tanpa perlu dihisap maupun dikunyah.
Semoga artikel ini membantu kamu untuk memahami lebih dalam tentang nicotine pouch. Share juga artikel ini ke teman kamu yang ingin berhenti merokok, tapi bingung memilih alternatif lain!
Baca juga:




