Tahukah kamu? Jenis liquid vape yang kamu gunakan sangat menentukan hasil sensasi saat vaping. Mulai dari rasa, sensasi hisapan, hingga performa device dipengaruhi oleh jenis liquid yang dipilih.
Kesalahan dalam memilih liquid tidak hanya beresiko tidak enak di lidah, tetapi juga dapat memperpendek umur komponen perangkat. Oleh sebab itu, memahami karakteristik dari liquid menjadi langkah awal yang harus dilakukan.
Tidak hanya berbeda rasa, liquid juga mengandung campuran Propylene Glycol (PG), Vegetable Glycerin (VG), hingga nikotin yang berbeda. Dengan demikian, sensasi yang dihasilkan juga berbeda.
Untuk mengenal berbagai jenis liquid hingga cara memilih yang pas dengan kebutuhan kamu. Simak artikel ini hingga tuntas! Agar kamu tidak salah pilih jenis liquid.
Apa Itu Liquid Vape?
Liquid vape atau yang sering disebut e-liquid adalah cairan khusus yang dirancang untuk digunakan pada perangkat vape. Cairan ini diformulasikan khusus untuk berubah menjadi uap melalui proses pemanasan oleh coil di dalam rokok elektrik.
Sementara itu, liquid berfungsi untuk menghantarkan nikotin ke dalam tubuh, tanpa melibatkan proses pembakaran tembakau seperti rokok konvensional. Liquid berada dalam tangki atau cartridge yang nantinya akan diserap oleh kapas.
Saat tombol fire ditekan, coil akan memanas dan menguapkan liquid yang telah terserap pada kapas. Proses inilah yang menghasilkan partikel uap sekaligus membawa rasa dan nikotin sesuai kandungan liquid.
Dalam liquid, terdapat 4 komponen bahan utama, yaitu:
1. Propylene Glycol (PG)
Propylene Glycol adalah senyawa cair yang memiliki karakter encer, dan tidak berbau. PG memiliki fungsi untuk mengikatkan rasa, serta memberikan sensasi throat hit di tenggorokan. Semakin tinggi PG, memicu rasa yang semakin tajam pada liquid.
2. Vegetable Glycerin (VG)
Vegetable Glycerin memiliki tekstur yang lebih kental, cenderung manis, serta diekstrak dari tumbuh-tumbuhan. Fungsi utama dari VG yaitu menghasilkan uap yang tebal. Jadi, semakin tinggi VG pada liquid, semakin tebal juga uap yang akan dihasilkan.
3. Perasa (Flavoring)
Perasa yang digunakan adalah food grade flavoring yang aman dikonsumsi. Komponen ini bertugas untuk menciptakan rasa. Berkat komponen ini, liquid mampu menciptakan banyak sekali rasa, seperti fruity, creamy, coffee, hingga rasa tembakau yang autentik.
4. Nikotin
Bahan ini merupakan zat adiktif yang diekstrak dari daun tembakau. Kandungan ini berfungsi memberikan sensasi puas setelah vaping. Setiap liquid memiliki kadar nikotin yang berbeda. Oleh karena itu, memilih kadar nikotin sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan.
Jenis-Jenis Liquid Vape
Secara umum, terdapat tiga jenis liquid vape yang beredar. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda, mulai dari kadar nikotin, komposisi PG/VG, hingga perangkat yang direkomendasikan.
Sehingga, penting untuk memahami perbedaan setiap jenis liquid. Berikut ini, beberapa jenis liquid vape yang perlu kamu ketahui:
1. Salt Nic
Salt Nic adalah jenis liquid vape yang mengandung nikotin berbentuk nicotine salt. Jenis satu ini, memberikan sensasi throat hit yang lebih halus, meskipun memiliki kadar nikotinnya lebih tinggi.
Umumnya, kadar nikotin berkisar antara 25 hingga 50 MG, dan menggunakan rasio PG/VG yang seimbang, yaitu 50/50, sehingga tekstur nya cenderung encer. Salt nic memiliki sifat yang mudah diserap oleh kapas pada coil berhambatan/resistensi tinggi.
Liquid ini dirancang khusus untuk mantan perokok, melalui kadar nikotinnya yang cukup tinggi. Selain itu, salt nic lebih cocok untuk device yang menggunakan tenaga rendah, seperti pod.
2. Freebase
Berbeda dengan salt nic, liquid freebase mampu menghasilkan produksi uap yang lebih tebal, serta sensasi throat hit yang kuat. Memiliki tekstur yang lebih kental dengan kandungan Vegetable Glycerin dengan rasio 60/40 hingga 70/30.
Karena teksturnya yang kental sehingga jenis liquid ini membutuhkan daya (wattage) yang besar dan pemanasan yang maksimal agar cairan menguap dengan maksimal.
Oleh sebab itu, freebase tidak disarankan untuk pod dan lebih cocok digunakan dengan mod system yang menggunakan atomizer besar(RDA/RTA).
3. Pods Friendly
Liquid pod friendly merupakan liquid yang dibuat dengan nikotin freebase tetapi kompatibel di device pod.
Liquid satu ini menjadi penengah bagi para pengguna yang menginginkan fleksibilitas. Karena berada di antara freebase dengan kadar nikotin yang rendah dan salt nic dengan kadar nikotin yang tinggi.
Tekstur dari jenis liquid ini tidak terlalu kental, namun, juga tidak encer. Sehingga, ramah terhadap daya tahan cartridge pod kamu.
Sensasi yang dihadirkan juga pas, melalui kombinasi uap yang cukup tebal, rasa manis yang pekat, serta kadar nikotin yang cukup. Tipe perangkat yang cocok dengan jenis liquid ini yaitu pod system generasi terbaru, dan AIO (All In One).
Baca Juga: Kenapa Rasa Liquid Berbeda Tiap Device? Ini Tips Agar Rasa Konsisten
Perbedaan Semua Jenis Liquid
Meskipun sama-sama menghasilkan uap dan rasa, ketiga liquid ini dirancang dengan karakteristik yang berbeda. Berikut perbedaan dari jenis liquid Salt Nic, Freebase, dan Pods Friendly:
| Saltnic | Freebase | Pod Friendly | |
| Kadar Nikotin | Sangat tinggi 25MG – 50 MG | Rendah 3MG – 9MG | Sedang 12MG – 15 MG |
| Kekentalan Cairan | Encer, dominan PG | Kental, dominan VG | Seimbang, cukup encer |
| Rasio PG/VG | 50/50 | 60/40 atau 70/30 | 50/50 atau 60/40 |
| Throat Hit | Halus (Smooth) | Bold | Pas di tengah |
| Produksi Uap | Tipis | Sangat tebal | Cukup / Sedang |
| Rekomendasi Device | Pod system daya rendah | Mod system RDA/RTA | Pod system dan AIO |
Pilih Liquid Salt Nic, Freebase atau Pods Friendly?
Memilih jenis liquid tidak bisa sembarangan, apalagi sekedar fomo. Karena, kebutuhan setiap pengguna berbeda. Sehingga, memilih jenis liquid harus menyesuaikan dengan perangkat dan kebutuhan vaping kamu.
- Pilih Salt Nic: Jika kamu adalah mantan perokok berat yang mengincar kadar nikotin tinggi, dengan sensasi throat hit yang halus. Liquid ini umumnya digunakan pada pod system.
- Pilih Freebse: Jka mencari pengalaman lebih saat vaping, karena mampu menghasilkan uap yang tebal dan menghadirkan sensasi rasa yang pekat dengan kadar nikotin yang rendah. Liquid ini biasanya dipadukan dengan mod system.
- Pilih Pods Friendly: Kalau kamu menginginkan jalan tengah, dengan kadar nikotin yang sedang, serta rasa yang optimal. Liquid ini, bisa kamu gunakan dengan pod system atau AIO (All In One).
Memilih antara salt nic, freebase, hingga pods friendly akan jauh lebih mudah setelah kamu memahami fungsinya masing-masing. Sesuaikan pilihan liquid dengan jenis perangkat yang kamu gunakan, untuk menjaga performa coil dan rasa yang dihasilkan tetap awet dan maksimal.
Jangan lupa share artikel ini ke teman vapers kamu! Agar bisa menentukan jenis liquid yang pas untuk menemani daily vaping mereka.
Artikel terkait:




